Selasa, 21 Februari 2012

Friend Zone

Hello para reads sekalian, gue kembali lagi dengan topik yang berbeda kali ini, topiknya bukan mengumbar aib saya atau mempublikasikan ke.hina.an guee.

Kali ini gue mau bahas tentang Friend Zone, atau bahasa Indonesianya Zona Teman, dan bahasa jawanya Wilayah Konco.
apa yang kalian pikirkan ketika baca friend zone ?
mungkin pikiran kita beda beda, ada yang mikir A,B,C dan lain lain..

oke, gue ceritain kenapa gue pilih topik ini sebagai topik post kali ini.
dulu saat gue lagi nonton TV dan gontaganti channel, gue mandek di salah satu program yang ditayangin MTV, nama programnya adalah "Friend Zone"
programini nyeritain tentang sepasang cowok cewek yang udah berteman dan jadi best friend bertahun tahun,dan pada 3 sampe 5 tahun salah satu dari mereka ingin loncat dari Friend Zone ke Zona Pacaran.. beberapa dari mereka berhasil meloncat dan juga ada beberapa yang jatuh kesandung dan gegar otak

gue cuman mau share pemikiran gue tentang 'loncatan' itu.
menurut gue, kenapa mereka pengen banget 'loncat' dari zona itu ? bagi gue zona teman gak ada salahnya dan  baik baik aja bagi gue.
menurut gue lagi, ketika elo berada di 'zona pacaran' (mungkin) elo bakal dapet batasan batasan yang elo gabisa langgar, misalnya ketika pacar kalian gabisa hang out dan kalian mencari teman hang out yang kebetulan itu juga lawan jenis dari kalian, pacar kalian bisa curiga, dan ngira kalian 'selingkuh'.

bandingin dengan ketika kalian masih berteman, kalian bisa pergi hang out atau dinner dengan siapapun yang elo mau hanging out bareng.

gue juga dapet sesuatu dari ibu gue yang lagi ngobrol sama temennya, dan gue gak sengaja denger (bukan nguping)
she said : "PACARAN ITU TUJUANNYA APA SIH? PACARAN ITU TUJUANNYA NIKAH"


gue dapet persepsi baru waktu itu, FRIEND IS BETTER
inget dimana gue butuh kebebasan

sekian dulu postingan gue kali ini, semoga berguna buat kalian para reads.
byee.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar